Kamis, 27 Januari 2011

Ini adalah cara membuat tabel dengan menggunakan bahasa pemrograman HTML ( HyperText Markup 
)
Mungkin sudah banyak yang memposting tentang ini ,
Tapi mungkin ini berguna bagi anda yang belum tau atau belum menemukan pada blog lain ,
Langsung saja saya jelaskan ..





Silahkan Klik Disini
<TABLE></TABLE> – merupakan tag awal, sebagai penanda awal dan menjadi akhir dari suatu pembuatan tabel.
<TR></TR> – merupakan tag yang berfungsi untuk menandakan suatu baris yang ada di dalam tabel
<TD></TD> – merupakan tag yang berguna untuk membagi baris tabel untuk menjadi beberapa kolom.
Dan dari tag tersebut memiliki atribut seperti di bawah ini:
bgcolor - untuk warna backgorund dari tabel
background - ini dpaat kita gunakan apabila ingin membuat background tabel di ambil dari suatu gambar
width – berguna sebagai atribut untuk menentukan lebar tabel
height – menentukan tinggi tabel
align - atribut yang berguna untuk mengatur perataan horizontal
valign – atribut yang berguna untuk mengatur perataan vertikal
border - atribut ini berguna sebagai atribut untuk menentukan lebar bingkai  pada tabel
cellspacing – atribut untuk menentukan jarak antar kolom
cellpadding – menentukan jarak antara isi dengan tepi kolom (bisa di bilang margin)
colspan – atribut yang berguna untuk menentukan berapa kolom tabel yang akan digabung
cowspan – atribut yang berguna untuk menentukan berapa baris yang akan digabung
Sebagai contoh dari penggunaan tabel, dapat dilihat melalui beberapa contoh tabel dan coding html nya:
<HTML>
<BODY>
<TABLE WIDTH=”80%” BORDER=”1?>
<TR>
<TD>Ini kolom pertama</TD>
<TD>Ini kolom kedua</TD>
</TR>
<TR>
<TD>Ini kolom pertama baris kedua</TD>
<TD>Ini kolom kedua baris

kedua</TD>
</TR>
</TABLE>
</BODY>




</HTML>
———————————————————————
<HTML>
<BODY>
<TABLE WIDTH=”80%”
BORDER=”1?>
<TR>
<TD bgcolor=”#009900?>Ini kolom pertama</TD>

<TD background=”background.gif”>Ini kolom kedua</TD>
</TR>

<TR>
<TD>Ini kolom pertama baris kedua</TD>
<TD>Ini kolom kedua baris kedua</TD>

</TR>
</TABLE>




</BODY>
</HTML>
———————————————————————
<HTML>
<BODY>
<TABLE WIDTH=”80%” BORDER=”1?>
<TR>
<TD bgcolor=”#009900? width=”70%”>
Ini kolom pertama</TD>
<TD background=”background.gif” width=”30%”>
Ini kolom kedua</TD>
</TR>

<TR height=”200?>
<TD valign=”top”>Ini kolom pertama baris kedua</TD>
<TD

align=”right”>Ini kolom kedua baris kedua</TD>



</TR>
</TABLE>
</BODY>
</HTML>
———————————————————————
<HTML>
<BODY>
<TABLE WIDTH=”80%” BORDER=”1? CELLPADDING=”5?
>
<TR>
<TD
bgcolor=”#009900? width=”70%”>
Ini kolom pertama</TD>
<TD

background=”background.gif” width=”30%”>
Ini kolom kedua</TD>
</TR>
<TR height=”200?>
<TD valign=”top”>Ini kolom pertama baris

kedua</TD>
<TD align=”right”>Ini kolom kedua baris kedua</TD>



</TR>
</TABLE>
</BODY>
</HTML>
———————————————————————
<HTML>
<BODY>
<TABLE WIDTH=”80%” BORDER=”1? CELLSPACING=”5?>
<TR>
<TD
bgcolor=”#009900? width=”70%”>
Ini kolom pertama</TD>
<TD

background=”background.gif” width=”30%”>
Ini kolom kedua</TD>
</TR>
<TR height=”200?>
<TD valign=”top”>Ini kolom pertama baris

kedua</TD>
<TD align=”right”>Ini kolom kedua baris kedua</TD>



</TR>
</TABLE>
</BODY>
</HTML>
———————————————————————
<TABLE WIDTH=”80%” BORDER=”1?
CELLSPACING=”5?>
<TR>
<TD bgcolor=”#009900? COLSPAN=”2?>
Ini kolom

gabungan</TD>
</TR>

<TR height=”200?>
<TD

valign=”top”>Ini kolom pertama baris kedua</TD>
<TD align=”right”>Ini kolom kedua

baris kedua</TD>
</TR>




</TABLE>
———————————————————————
<TABLE WIDTH=”80%” BORDER=”1? CELLSPACING=”5?>
<TR>
<TD
bgcolor=”#009900? width=”70%” ROWSPAN=”2?>
Ini kolom pertama gabungan</TD>
<TD
background=”background.gif” width=”30%”>
Ini kolom kedua</TD>
</TR>

<TR height=”200?>
<TD align=”right”>Ini kolom kedua baris kedua</TD>



</TR>
</TABLE>

</div></div></div></div>
Demikian semoga berguna agan agan sekalian .


Sejarah Linux

PERKEMBANGAN LINUX



 


Pada tahun 1969, Ken Thompson dan Dennis Ritchie (juga adalah developer bahasa C), para peneliti di AT&T Bell Laboratorium Amerika, membuat sistem operasi UNIX, cikal bakal dari Linux. UNIX mendapatkan perhatian besar karena merupakan sistem operasi pertama yang dibuat bukan oleh hardware maker. Selain itu juga karena seluruh source code-nya dibuat dengan bahasa C, sehingga mempermudah pemindahannya ke berbagai platform.
Dalam waktu singkat UNIX berkembang secara pesat dan terpecah dalam dua aliran: UNIX yang dikembangkan oleh Universitas Berkeley dan yang dikembangkan oleh AT&T. Setelah itu mulai banyak perusahaan yang melibatkan diri, dan terjadilah persaingan yang melibatkan banyak perusahaan untuk memegang kontrol dalam bidang sistem operasi. Persaingan ini menyebabkan perlu adanya standarisasi. Dari sini lahirlah proyek POSIX yang dimotori oleh IEEE (The Institute of Electrical and Electronics Engineers) yang bertujuan untuk menetapkan spesifikasi standar UNIX. Akan tetapi, standarisasi ini tidak meredakan persaingan. Sejak saat itu, muncul berbagai macam jenis UNIX.